7 Mei 2026

Strong Capital Structure Supports CLEO’s Massive Expansion to Face the Challenges of 2026

CLEO Completed 3 New Factories in Palu, Pontianak, and Pekanbaru, Targeting Operations This Year

WIN Media, Jakarta, 2/4/2026 – The listed company producing bottled drinking water, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) maintains a strong capital structure that provides solid support for the Company’s aggressive expansion strategy in addressing business challenges in 2026. CLEO’s robust capital structure is driven by stable sales growth over the past several years, as reflected in a 5.8% year-on-year increase in sales to Rp 2.09 trillion in the third quarter of 2025.

According to CLEO CEO, Melisa Patricia, this relatively stable sales increase indicates that the market expansion is proceeding as expected. “The relatively stable EBITDA, with a 9% year-on-year increase, confirms that operational capacity and internal cash flow remain strong enough to support investment needs and further expansion,” added Melisa.

The Company’s capital structure also demonstrates a balance between internal and external funding, enabling massive expansion without disrupting operational stability.

Regarding the expansion itself, CLEO has completed the construction of three new factories in Palu, Pontianak and Pekanbaru. It is hoped that all three will be operational this year, increasing the number of the Company’s factories across Indonesia to 35. With the aggressive addition of new factories, it will automatically strengthen the distribution network by bringing CLEO’s products closer to customers, simplifying and streamlining the delivery process.

Furthermore, CLEO will expand into other potential regions as part of its strategy for managing sustainable business growth. It is noteworthy that with each expansion, the Company always conducts a series of measured assessments in potential regions beforehand, including studies on raw materialsin terms of hydrology as well asmarket potential. These studies are necessary, considering that the Company’s expansion goal is not only to expand the market but also to support long-term growth.

With this massive expansion strategy in place, the Company is optimistic that it will achieve solid growth this year. Despite the increasingly competitive industry and challenges facing consumer purchasing power, CLEO’s determination to focus even more on driving performance growth is strengthening.

“We are optimistic that this expansion strategy, supported by the regular launch of new, innovative products tailored to customer needs, will boost sales,” concluded Melisa.

About PT Sariguna Primatirta Tbk

PT SarigunaPrimatirtaTbk, a subsidiary of Tanobel Group, is a public company listed on the Indonesian Stock Exchange since 2017. (IDX: CLEO). CLEO is Indonesia’s first bottled drinking water (AMDK) manufacturer to receive the ISO 22000: 2005 food safety management certification.

Cleo was established as a bottled drinking water brand in Indonesia in 2004 with the differentiation of Pure Water and the establishment of the first factory in Pandaan, East Java. Comes with Indonesia’s first innovation, the Gallon Cleo, which features a handle for convenient carrying and installation into the dispenser. Since its launch in 2004, CLEO gallons have used PET raw materials which are free from BPA (Bisphenol A). Gallons containing BPA are dangerous because they can cause various diseases such as cancer, autism, and others.

For further information, please contact:

Lukas Setio Wongso Wong

Corporate Secretary

Phone: (62-31) 854 4400

 LinkedIn: PT Sariguna Primatirta Tbk

IG: @cleopurewater

 Facebook: Cleo Pure Water

https://cleopurewater.com/

https://tanobel.com/

M. Aditya

Media Relations

Phone: (62) 81295486465

Email: investor.relation@tanobelfood.com


Struktur Permodalan Kuat Dukung Ekspansi Masif CLEO Guna Hadapi Tantangan 2026

CLEO Selesaikan 3 Pabrik Baru di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru, Targetkan Beroperasi Tahun Ini

WIN Media, Jakarta, 2/4/2026 – Emiten produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), memiliki struktur permodalan yang kuat dalam memberikan dukungan yang solid bagi strategi ekspansi masif Perseroan untuk menghadapi tantangan bisnis tahun 2026. Kuatnya struktur permodalan CLEO berasal dari pertumbuhan penjualan yang stabil dalam beberapa tahun terakhir seperti tercermin pada pertumbuhan penjualan sebesar 5,8% YoY menjadi Rp2,09 triliun pada kuartal ketiga 2025.

Menurut CEO CLEO, Melisa Patricia, kenaikan penjualan yang relatif stabil tersebut menunjukkan bahwa ekspansi pasar berjalan sesuai harapan. “EBITDA yang relatif stabil dengan kenaikan 9% YoY menegaskan bahwa kapasitas operasional dan arus kas internal masih kuat untuk menopang kebutuhan investasi dan ekspansi lanjutan,” tambah Melisa.

Struktur modal Perseroan juga memperlihatkan adanya keseimbangan antara pendanaan internal dan eksternal, sehingga memungkinkan ekspansi masif dilakukan tanpa mengganggu stabilitas operasional.

Adapun mengenai ekspansi itu sendiri, CLEO telah menyelesaikan pembangunan tiga pabrik baru di Palu, Pontianak dan Pekanbaru. Diharapkan ketiganya sudah akan bisa beroperasitahun ini sehingga jumlah pabrik Perseroan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia meningkat menjadi 35 buah. Dengan penambahan pabrik yang gencar dilakukan, secara otomatis akan memperkuat jaringan distribusi karena semakin mendekatkan produk CLEO kepada para pelanggan sehingga memudahkan dan mengefisienkan proses pengiriman.

Selanjutnya, CLEO akan kembali melakukan ekspansi di wilayah potensial lainnya sebagai bagian dari strategi pengelolaan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Patut dicatat, bahwa dalam setiap ekspansi yang dilakukan, Perseroan selalu terlebih dahulu melakukan sejumlah kajian ke wilayah-wilayah potensial secara terukur, baik dalam kajian bahan baku yang mencakup hidrologi maupun potensi market. Kajian-kajian tersebut perlu dilakukan mengingat tujuan ekspansi Perseroan bukan hanya memperluas pasar semata, tetapi juga dalam rangka mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Dengan strategi ekspansi masif yang diterapkan tersebut, Perseroan optimis akan bisa meraih pertumbuhan yang solid tahun ini. Meskipun situasi industri makin kompetitif dan daya beli masyarakat sedang mengalami sejumlah tantangan, tetapi tekad CLEO untuk semakin fokus mendorong pertumbuhan kinerja justru menguat.

“Kami optimis, strategi ekspansi tersebut didukung dengan peluncuran produk-produk inovasi baru secara berkala yang sesuai kebutuhan para pelanggan, akan mampu mendongkrak penjualan,” tutup Melisa.

Tentang PT Sariguna Primatirta Tbk

PT Sariguna Primatirta Tbk dengan identitas Tanobel Group, perusahaan publik yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2017 (IDX: CLEO) merupakan produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikat food safety management ISO 22000 : 2005.

Pada tahun 2004 Cleo hadir di Indonesia sebagai brand Air Minum dalam kemasan dengan diferensiasi Air Murni dan pembukaan pabrik pertama di Pandaan, Jawa Timur. Hadir dengan inovasi pertama di Indonesia, yaitu Galon Cleo yang memiliki handle sehingga mudah untuk dibawa dan dipasang ke dispenser. Sejak diluncurkan di tahun 2004, galon CLEO sudah menggunakan bahan baku PET yang bebas dari BPA (Bisfenol A). Galon yang mengandung BPA berbahaya karena dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti kanker, autism, dan lainnya.

Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan menghubungi:

Lukas Setio Wongso Wong

Corporate Secretary

Phone: (62-31) 854 4400

 LinkedIn: PT Sariguna Primatirta Tbk

IG: @cleopurewater

 Facebook: Cleo Pure Water

https://cleopurewater.com/

https://tanobel.com/

M. Aditya

Media Relations

Phone: (62) 81295486465

Email: investor.relation@tanobelfood.com

Related News