13 Maret 2026

Ramadan Becomes a Goldmine for Content Creators: Food and Perfume Endorsements Level Up

WIN Media, Makassar, 13/3/2026 – The month of Ramadan 1447 H is not only a blessing for culinary and fashion business actors but also brings abundant fortune for content creators. Content creators on various platforms such as Instagram, TikTok, and YouTube are flooded with seasonal product endorsement jobs, ranging from food and beverages for breaking the fast, distinctive Ramadan fragrances, to the latest Muslim clothing.

This phenomenon is evident from the bustling social media timelines filled with product review content. Content creators compete to make engaging videos promoting various products that are trending during the fasting month. Often, endorsement rates surge dramatically due to high demand from brands wanting to capitalize on the Ramadan moment to boost sales.

Harry Yulianto, a Digital Business Expert from STIE YPUP Makassar, explains that Ramadan is a golden period for the creator economy. “The Ramadan and Eid momentum is when people’s purchasing power increases, especially for consumptive products like food, perfume, and fashion. Brands compete to advertise, and content creators become the spearhead of digital marketing,” he told.

According to Harry, several factors cause the surge in endorsement demand during Ramadan:

First, changes in consumer behavior. During Ramadan, people tend to spend more time on social media, whether looking for iftar menu inspiration, perfume recommendations for Eid prayers, entertainment, or seeking information related to Eid preparations. “This is a huge opportunity for brands to reach audiences through relevant content creators,” Harry explained.

Second, increased digital ad spending. Harry notes that digital ad spending during Ramadan and leading up to Eid can increase by up to 200 percent compared to regular months. “Brands allocate large budgets to market their seasonal products, and content creators with engaged audiences become the top choice,” he added.

Third, authentic review content is more trusted. In an era where consumers are increasingly savvy, review content from authentic and trusted creators is considered more effective than conventional advertising. “Content creators build emotional relationships with their followers. When they recommend a product, followers tend to trust them more,” said Harry.

Harry also outlines the types of products most endorsed during Ramadan:

  1. Food and Beverages. Products like dates, syrup, cookies, instant cooking ingredients, and refreshing drinks for breaking the fast are primadonnas. “Recipe content and food reviews are always popular during Ramadan,” Harry said.
  2. Perfume and Fragrances. Ahead of Eid, demand for perfume increases drastically. Many content creators are invited to collaborate to review various local and international perfume variants.
  3. Muslim Fashion. Gamis, hijab, sarong, and koko shirts are highly sought-after products. Fashion content creators are flooded with endorsement offers.
  4. Beauty Products (Skincare and Cosmetics). Halal skincare and cosmetic products also experience a surge in demand, especially for looking fresh and beautiful during Eid.
  5. Household Supplies. Approaching Eid, many people buy new household items. This is also an opportunity for creators in the home niche.

Harry provides tips for beginner content creators who want to capitalize on the Ramadan moment:

  • Be consistent in creating content. Make relevant content consistently, at least 3-4 times a week.
  • Use the right hashtags. Utilize popular hashtags like #RamadanKreatif, #ReviewMakanan, #ParfumLebaran, etc.
  • Maintain content quality. Videos with good lighting, clear audio, and attractive editing are preferred by brands.
  • Build engagement with the audience. Reply to comments, create polls, and invite followers to discuss.

“Ramadan is a goldmine that content creators should not waste. Make the most of this moment, but maintain integrity by only recommending products that are truly of high quality,” Harry advised.

With creativity and the right strategies, content creators can reap double the income during this blessed month.


Ramadhan Jadi Ladang Cuan Content Creator: Endorse Makanan dan Parfum Naik Kelas

WIN Media, Makassar, 13/3/2026 – Bulan Ramadhan 1447 H tidak hanya menjadi berkah bagi pelaku usaha kuliner dan fesyen, tetapi juga membawa rezeki berlimpah bagi para kreator konten (content creator). Para pembuat konten di berbagai platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube kebanjiran job endorse produk musiman, mulai dari makanan dan minuman untuk berbuka, parfum wangi khas Ramadhan, hingga busana muslim terbaru.

Fenomena ini terlihat dari ramainya linimasa media sosial yang dipenuhi konten ulasan (review) produk. Para kreator konten berlomba-lomba membuat video menarik untuk mempromosikan berbagai produk yang sedang naik daun selama bulan puasa. Tak jarang, tarif endorse melonjak drastis karena tingginya permintaan dari brand yang ingin memanfaatkan momen Ramadhan untuk meningkatkan penjualan.

Harry Yulianto, Pakar Bisnis Digital dari STIE YPUP Makassar, menjelaskan bahwa Ramadhan adalah periode emas bagi ekonomi kreator. “Momentum Ramadhan dan Lebaran adalah saat di mana daya beli masyarakat meningkat, terutama untuk produk-produk konsumtif seperti makanan, parfum, dan fesyen. Brand pun berlomba-lomba beriklan, dan kreator konten menjadi ujung tombak pemasaran digital,” ujarnya.

Menurut Harry, ada beberapa faktor yang menyebabkan permintaan endorse melonjak selama Ramadhan:

Pertama, perubahan perilaku konsumen. Selama Ramadhan, masyarakat cenderung lebih banyak menghabiskan waktu di media sosial, baik untuk mencari inspirasi menu berbuka, rekomendasi parfum untuk shalat Idul Fitri, sekadar hiburan, atau mencari informasi terkait persiapan Lebaran. “Ini adalah peluang besar bagi brand untuk menjangkau audiens melalui kreator konten yang relevan,” jelas Harry.

Kedua, peningkatan belanja iklan digital. Harry mencatat bahwa belanja iklan digital selama Ramadhan dan menjelang Lebaran bisa meningkat hingga 200 persen dibanding bulan biasa. “Brand mengalokasikan anggaran besar untuk memasarkan produk musiman mereka, dan kreator konten dengan audiens yang engaged menjadi pilihan utama,” tambahnya.

Ketiga, konten review yang autentik lebih dipercaya. Di era di mana konsumen semakin cerdas, konten review dari kreator yang autentik dan terpercaya dianggap lebih efektif dibanding iklan konvensional. “Kreator konten membangun hubungan emosional dengan pengikutnya. Ketika mereka merekomendasikan produk, pengikut cenderung lebih percaya,” ujar Harry.

Harry juga memaparkan jenis produk yang paling banyak di-endorse selama Ramadhan:

  1. Makanan dan Minuman. Produk seperti kurma, sirup, kue kering, bahan masakan instan, dan minuman segar untuk berbuka menjadi primadona. “Konten resep dan review makanan selalu laris manis selama Ramadhan,” kata Harry.
  2. Parfum dan Wewangian. Menjelang Lebaran, permintaan parfum meningkat drastis. Banyak kreator konten yang diajak bekerja sama untuk mereview berbagai varian parfum lokal maupun internasional.
  3. Fesyen Muslim. Gamis, hijab, sarung, dan baju koko menjadi produk yang banyak dicari. Kreator konten fesyen pun banjir tawaran endorse.
  4. Produk Kecantikan (Skincare dan Kosmetik). Produk perawatan kulit dan kosmetik halal juga mengalami lonjakan permintaan, terutama untuk tampil segar dan cantik saat Lebaran.
  5. Perlengkapan Rumah Tangga. Menjelang Lebaran, banyak orang membeli perlengkapan rumah baru. Ini juga menjadi peluang bagi kreator konten di niche rumah tangga.

Harry memberikan tips bagi kreator konten pemula yang ingin memanfaatkan momen Ramadhan:

  • Konsisten membuat konten. Buatlah konten relevan secara konsisten, minimal 3-4 kali seminggu.
  • Gunakan hashtag yang tepat. Manfaatkan hashtag populer seperti #RamadhanKreatif, #ReviewMakanan, #ParfumLebaran, dll.
  • Jaga kualitas konten. Video dengan pencahayaan baik, audio jelas, dan editing menarik lebih disukai brand.
  • Bangun engagement dengan audiens. Balas komentar, buat polling, dan ajak followers berdiskusi.

“Ramadhan adalah ladang cuan yang tidak boleh disia-siakan kreator konten. Manfaatkan momen ini sebaik-baiknya, tetapi tetap jaga integritas dengan hanya merekomendasikan produk yang benar-benar berkualitas,” pesan Harry.

Dengan kreativitas dan strategi tepat, para kreator konten bisa meraup penghasilan berlipat ganda selama bulan penuh berkah ini.

Related News