Indonesia’s national QR payment standard receives a major upgrade, offering more transaction options, enhanced security layers, and valuable business tools for SMEs.
WIN Media, Makassar, 1/2/2026 – A significant evolution in Indonesia’s digital payment landscape has officially arrived. QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) has been upgraded to QRIS 2.0, introducing a suite of new features designed to simplify transactions, empower businesses, and provide stronger security for both merchants and consumers. This upgrade is set to be a game-changer for SMEs (Small and Medium Enterprises) nationwide.
Beyond the basic single QR code for payments, QRIS 2.0 introduces dynamic and multi-amount QR capabilities. This allows merchants to display a single code where customers can manually enter a specific payment amount, ideal for service-based businesses like parking, laundry, or freelance work. Another major addition is QRIS Pull, which enables merchants to initiate a transaction by scanning a customer’s personal payment QR code from their banking or e-wallet app, streamlining checkout in busy establishments like restaurants.
On the security front, QRIS 2.0 incorporates a more robust transaction signing process and advanced validation protocols to combat fraud and the proliferation of counterfeit static QR codes. Each transaction now carries enhanced digital signatures, making it significantly harder for malicious actors to tamper with payment details.
Harry Yulianto, a Digital Business Expert, highlights the strategic importance for SMEs. “QRIS 2.0 is no longer just a payment tool; it’s a foundational element for Digital Payment Security and business growth. The multi-amount feature reduces friction for custom orders, while QRIS Pull speeds up queue handling. Most importantly, the heightened security standards build greater consumer trust. For an SME, a single fraud incident can be devastating. Adopting QRIS 2.0 is a critical step in professionalizing operations and protecting both the business and its customers,” Yulianto explained to WIN Media.
Industry analysts urge all merchants, especially SMEs, to immediately update their QRIS through their official Payment Service Provider (Penyelenggara Jasa Pembayaran/PJP) to access the new features and, crucially, benefit from the upgraded security infrastructure.
QRIS 2.0: Fitur dan Keamanan Baru yang Wajib Diketahui Pelaku UMKM

Standar pembayaran QR nasional mendapatkan pembaruan besar, menawarkan lebih banyak opsi transaksi, lapisan keamanan yang ditingkatkan, serta alat bantu bisnis yang berharga bagi UMKM.
WIN Media, Makassar, 1/2/2026 – Evolusi penting dalam lanskap pembayaran digital Indonesia secara resmi telah tiba. QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) telah ditingkatkan menjadi QRIS 2.0, menghadirkan seperangkat fitur baru yang dirancang untuk menyederhanakan transaksi, memberdayakan pelaku usaha, dan menyediakan Keamanan yang lebih kuat bagi pedagang maupun konsumen. Pembaruan ini diprediksi akan mengubah permainan bagi para pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di seluruh tanah air.
Melampaui fungsi dasar kode QR tunggal untuk pembayaran, QRIS 2.0 memperkenalkan kemampuan Kode QR dinamis dan multi-nominal. Hal ini memungkinkan pedagang menampilkan satu kode di mana pelanggan dapat memasukkan secara manual jumlah pembayaran tertentu, sangat ideal untuk bisnis berbasis jasa seperti parkir, laundry, atau pekerjaan lepas. Tambahan besar lainnya adalah QRIS Tarik, yang memungkinkan pedagang menginisiasi transaksi dengan memindai kode QR pembayaran pribadi pelanggan dari aplikasi bank atau dompet digital, mempercepat proses pembayaran di tempat usaha ramai seperti restoran.
Di sisi keamanan, QRIS 2.0 mengintegrasikan proses penandatanganan transaksi yang lebih kokoh dan protokol validasi canggih untuk memerangi penipuan dan maraknya kode QR statis palsu. Setiap transaksi kini membawa tanda tangan digital yang ditingkatkan, membuatnya jauh lebih sulit bagi pihak jahat untuk mengutak-atik detail pembayaran.
Harry Yulianto, Pakar Bisnis Digital, menyoroti pentingnya strategis bagi UMKM. “QRIS 2.0 kini bukan sekadar alat bayar; ia adalah elemen fondasi untuk Keamanan Pembayaran Digital dan pertumbuhan bisnis. Fitur multi-nominal mengurangi hambatan untuk pesanan khusus, sementara QRIS Tarik mempercepat penanganan antrian. Yang terpenting, standar keamanan yang ditingkatkan membangun kepercayaan konsumen yang lebih besar. Bagi UMKM, satu insiden penipuan bisa sangat merusak. Mengadopsi QRIS 2.0 adalah langkah kritis dalam memprofesionalkan operasi dan melindungi bisnis beserta pelanggannya,” jelas Yulianto kepada WIN Media.
Analis industri mendesak semua pedagang, khususnya UMKM, untuk segera memperbarui QRIS mereka melalui Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) resmi untuk mengakses fitur baru dan, yang terpenting, mendapatkan manfaat dari infrastruktur keamanan yang telah ditingkatkan.

