13 Maret 2026

Blessed Friday Sales Ideas: Modern Food with Small Capital, Big Profits

WIN Media, Makassar, 26/2/2026 – Blessed Friday (Jumat Berkah) has become a tradition eagerly anticipated by many Indonesians. On this blessed day, Muslims flock to give charity, and one of the most popular forms of charity is sharing food.

This phenomenon opens up golden opportunities for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) and aspiring entrepreneurs to reap big profits with small capital.

Harry Yulianto, a digital business expert from STIE YPUP Makassar, revealed that Blessed Friday is a moment too good to miss. “Every Friday, the demand for food to be shared skyrockets. Offices, mosques, communities, and even individuals are actively looking for ready-to-eat food for charity. This is a highly potential market, especially if we can serve trendy and Instagram-worthy modern food,” he told.

Here are four modern food business ideas with small capital and big profits recommended by Harry Yulianto to capitalize on the Blessed Friday moment:

1. Korean Corn Dog: Viral Melty Sausage and Cheese

Korean Corn Dogs are still a favorite among modern snacks. “The initial capital is relatively small, you only need breadcrumbs, sausages, mozzarella cheese, and cooking oil. They’re easy and quick to make. The key is to package them attractively and add appealing chili sauce and mayonnaise. Young people will definitely be tempted,” Harry explained.

He suggests creating price variants, such as special Blessed Friday packages containing 10 pieces at wholesale prices. The target market includes offices or mosques looking for takjil (snacks for breaking the fast) or food for Friday prayer gatherings. With this strategy, turnover can reach millions of rupiah in just a matter of hours.

2. Thai Roll: Trendy Rolled Ice Cream

Makassar’s hot afternoon weather makes ice cream a perennial favorite. “Thai Roll or rolled ice cream doesn’t require expensive machines. Just a flat pan and spatula, starting capital from IDR 500,000 is enough to start selling. Toppings can be adjusted to taste, such as Oreo, Cheese, or Chocolate,” Harry explained.

For the Blessed Friday moment, Harry recommends creating “Blessed Ice Cream” packages at special prices. “You can also collaborate with offices to provide dessert boxes for their Blessed Friday events. This is a huge opportunity because consumers don’t have to queue, and sellers get guaranteed turnover,” he added.

3. Modern Mochi: Soft and Various Flavors

Mochi, a traditional Japanese dessert now popular worldwide, can also be a trendy sales option. “The capital is very affordable, the main ingredients are only glutinous rice flour, sugar, and various flavored pastes. Fillings can include peanuts, chocolate, or fruit jam. Package them in cute small plastic containers, add a ‘Blessed Friday’ sticker, and they’ll surely sell well,” said Harry.

Mochi has the advantage of lasting longer compared to other moist cakes, making it suitable for Blessed Friday hampers or parcels. “You can also consign them at office canteens or mosques. With a consignment system, sales risks can be minimized,” he suggested.

4. Dimsum Siomay: Frozen Food That Can Be Prepared Ready-to-Eat

Dimsum, especially siomay, remains a favorite modern food. “Don’t sell raw dimsum, but offer them in ready-to-eat form. Steam them briefly, provide separately packed chili sauce and sweet soy sauce. This is a practical solution for offices or mosques that want to share food without the hassle of processing it themselves,” Harry explained.

He gave an example: with IDR 500,000 capital for raw materials, you can produce 50-60 portions of dimsum. “If sold at IDR 10,000 per portion, gross turnover is IDR 600,000. Net profit can reach 40-50 percent. Especially if you get regular orders every Friday, it’s a decent additional income,” he calculated.

Digital Marketing Strategies for Blessed Friday

Harry Yulianto emphasizes the importance of utilizing digital platforms to reach potential buyers. “Use WhatsApp Business to receive orders. Create a simple product catalog. Post on Instagram and Facebook stories every Wednesday or Thursday, reminding that Blessed Friday is just one day away. Offer early bird promos for those who order before Thursday afternoon,” he explained.

He also recommends creating short video content on TikTok or Reels showing the hygienic and appetizing food preparation process. “Don’t forget to include wholesale prices for bulk purchases. Usually offices or mosques will order in large quantities, at least 25-50 portions,” Harry added.

With the right strategy, Blessed Friday is not only a field of blessings but also a tempting field of profit. “The key is consistency and quality. If it sells well this Friday, they’ll surely order again next Friday. Good luck and may it be blessed,” concluded Harry Yulianto.


Ide Jualan Jumat Berkah: Makanan Kekinian Modal Kecil Untung Besar

WIN Media, Makassar, 26/2/2026 – Jumat Berkah telah menjadi tradisi yang dinanti banyak masyarakat Indonesia. Di hari yang penuh keberkahan ini, umat Muslim berbondong-bondong bersedekah, dan salah satu bentuk sedekah yang paling populer adalah membagikan makanan.

Fenomena ini membuka peluang emas bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan wirausaha pemula untuk meraup untung besar dengan modal kecil.

Harry Yulianto, pakar bisnis digital dari STIE YPUP Makassar, mengungkapkan bahwa Jumat Berkah adalah momentum yang sayang untuk dilewatkan. “Setiap Jumat, permintaan makanan untuk dibagikan melonjak drastis. Kantor-kantor, masjid, komunitas, bahkan individu ramai-ramai mencari makanan siap saji untuk sedekah. Ini pasar yang sangat potensial, terutama jika kita bisa menyajikan makanan kekinian yang kekinian dan instagramable,” ujarnya.

Berikut empat ide jualan makanan kekinian modal kecil untung besar yang direkomendasikan Harry Yulianto untuk meraup cuan di momen Jumat Berkah:

1. Korean Corn Dog: Sosis Keju Lumer yang Viral

Korean Corn Dog masih menjadi primadona jajanan kekinian. “Modal awalnya relatif kecil, hanya perlu tepung roti, sosis, keju mozarella, dan minyak goreng. Cara membuatnya mudah dan cepat. Yang penting, kemas dengan cantik dan beri saus sambal serta mayones yang menarik. Anak muda pasti tergoda,” jelas Harry.

Ia menyarankan untuk membuat varian harga, misalnya paket khusus Jumat Berkah berisi 10 pcs dengan harga grosir. Target pasarnya adalah kantor atau masjid yang mencari takjil atau makanan untuk acara pengajian Jumat. Dengan strategi ini, omset bisa mencapai jutaan rupiah hanya dalam hitungan jam.

2. Thai Roll: Es Krim Gulung Kekinian

Cuaca Makassar yang panas saat siang hari membuat es krim selalu menjadi primadona. “Thai Roll atau es krim gulung tidak membutuhkan mesin mahal. Cukup dengan pan datar dan spatula, modal mulai dari Rp500 ribu sudah bisa mulai berjualan. Toppingnya bisa disesuaikan dengan selera, seperti Oreo, Keju, atau Cokelat,” terang Harry.

Untuk momen Jumat Berkah, Harry merekomendasikan membuat paket “Es Krim Berkah” dengan harga khusus. “Bisa juga bekerja sama dengan kantor-kantor untuk menyediakan dessert box saat acara Jumat berkah mereka. Ini peluang besar karena konsumen tidak perlu antre, dan penjual mendapat omzet pasti,” tambahnya.

3. Mochi Kekinian: Lembut dan Beragam Rasa

Mochi, kue tradisional Jepang yang kini mendunia, juga bisa menjadi pilihan jualan kekinian. “Modalnya sangat terjangkau, bahan utamanya hanya tepung ketan, gula, dan aneka pasta rasa. Isiannya bisa pakai kacang tanah, cokelat, atau selai buah. Kemas dalam wadah mika kecil yang lucu, beri stiker ‘Jumat Berkah’, dan pasti laris,” ujar Harry.

Mochi memiliki keunggulan tahan lama dibandingkan kue basah lainnya, sehingga cocok untuk dijadikan hampers atau parcel Jumat Berkah. “Bisa juga dititipkan di kantin kantor atau masjid. Dengan sistem konsinyasi, risiko jualan bisa diminimalkan,” sarannya.

4. Dimsum Siomay: Frozen Food yang Bisa Diolah Jadi Siap Santap

Dimsum, terutama siomay, masih menjadi primadona makanan kekinian. “Jangan jual dimsum mentah, tapi tawarkan dalam bentuk siap santap. Kukus sebentar, beri saus sambal dan kecap yang dikemas terpisah. Ini solusi praktis bagi kantor atau masjid yang ingin membagikan makanan tanpa repot mengolah sendiri,” terang Harry.

Ia mencontohkan, dengan modal Rp500 ribu untuk bahan baku, bisa menghasilkan 50-60 porsi dimsum. “Jika dijual Rp10 ribu per porsi, omzet kotor Rp600 ribu. Keuntungan bersih bisa mencapai 40-50 persen. Apalagi jika mendapatkan pesanan rutin setiap Jumat, penghasilan tambahan yang lumayan,” hitungnya.

Strategi Pemasaran Digital untuk Jumat Berkah

Harry Yulianto menekankan pentingnya memanfaatkan platform digital untuk menjangkau pembeli potensial. “Gunakan WhatsApp Business untuk menerima pesanan. Buat katalog produk sederhana. Posting di story Instagram dan Facebook setiap Rabu atau Kamis, mengingatkan bahwa Jumat Berkah tinggal sehari lagi. Tawarkan promo early bird bagi yang pesan sebelum Kamis sore,” paparnya.

Ia juga merekomendasikan untuk membuat konten video pendek di TikTok atau Reels yang menunjukkan proses pembuatan makanan yang higienis dan menggugah selera. “Jangan lupa cantumkan harga grosir untuk pembelian banyak. Biasanya kantor atau masjid akan memesan dalam jumlah besar, minimal 25-50 porsi,” tambah Harry.

Dengan strategi yang tepat, Jumat Berkah bukan hanya ladang pahala, tapi juga ladang cuan yang menggiurkan. “Kuncinya adalah konsistensi dan kualitas. Jika Jumat ini laris, pasti Jumat depan mereka akan pesan lagi. Selamat mencoba dan semoga berkah,” tutup Harry Yulianto.

Related News