9 September 2026

IAI Sulsel Reviews STIE YPUP’s Accounting Curriculum to Improve Graduate Quality

WIN Media, Makassar, 15/8/2026 – The Accounting Study Program of the STIE YPUP College of Economics in Makassar held a curriculum review activity by inviting an expert team from the Indonesian Institute of Accountants, South Sulawesi Chapter (IAI Sulsel). This important activity took place in the Meeting Room on the 2nd Floor of the YPUP Building on Saturday (15/8/2026) and was attended by the teaching lecturers within STIE YPUP.

The activity was officially opened by the Chairman of STIE YPUP, Harry Yulianto. In his speech, he emphasized that curriculum review is a mandatory agenda that must be carried out periodically to ensure that the quality of learning remains relevant to current developments and industry needs.

“We don’t want our graduates to only be theoretically proficient, but also equipped with strong technical competencies and professional ethics. Therefore, the presence of IAI Sulsel as the highest professional association in the field of accounting is highly strategic to align our curriculum with Indonesian accountant competency standards,” said Harry.

Amril, the Secretary of IAI Sulsel, attended and presented at the event. In his presentation, Amril highlighted several crucial points that the STIE YPUP Accounting Study Program should pay attention to, including strengthening the curriculum based on Outcome-Based Education (OBE), increasing the proportion of accounting laboratory practice, and adapting to developments in financial technology and the digitalization of financial reporting (the latest SAK/Indonesian Financial Accounting Standards).

“Today’s accounting curriculum can no longer be textbook-oriented alone. Students must be introduced to real-world business cases, the use of the latest accounting software, and equally importantly, the strengthening of the professional code of ethics. We saw that the STIE YPUP lecturers were very enthusiastic and critical during the discussion session, so the input we provided could be well-received,” explained Amril.

The review session was interactive and dynamic. Several lecturers actively provided input and discussed in depth each course considered to need revision, addition, or even merging.

“Today’s discussion really opened our eyes, especially regarding the alignment of soft skills and hard skills that students must possess. With direct guidance from professional experts, we now have a clearer roadmap for designing semester syllabi going forward,” said Helmy Syamsuri, the First Vice Chairman of STIE YPUP.

The Head of the Accounting Study Program at STIE YPUP, Asriyana, added that the results of this review would be immediately followed up by drafting a curriculum change proposal to be submitted to the campus leadership. The target is for the new, refined curriculum to be implemented in the even semester of the 2026/2027 academic year. This curriculum review activity is part of the STIE YPUP Accounting Study Program’s preparations for the upcoming accreditation process.

“We are committed to continuously improving academic quality. The full support from IAI Sulsel is an additional energy boost for us to produce competitive, integrity-driven young accountants who are ready to contribute to economic development in South Sulawesi,” concluded Harry.


IAI Sulsel Review Kurikulum Akuntansi STIE YPUP untuk Tingkatkan Kualitas Lulusan

WIN Media, Makassar, 15/8/2026 – Program Studi (Prodi) Akuntansi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPUP Makassar menggelar kegiatan review kurikulum dengan menghadirkan tim pakar dari Ikatan Akuntan Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan (IAI Sulsel). Kegiatan penting ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung YPUP, pada hari Sabtu (15/8/2026) dan dihadiri oleh dosen pengajar di lingkungan STIE YPUP.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua STIE YPUP, Harry Yulianto. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa review kurikulum merupakan agenda wajib yang harus dilakukan secara berkala untuk memastikan mutu pembelajaran tetap relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan industri.

“Kami tidak ingin lulusan kami hanya pintar secara teori, tetapi juga dibekali dengan kompetensi teknis dan etika profesi yang mumpuni. Oleh karena itu, kehadiran IAI Sulsel sebagai asosiasi profesi tertinggi di bidang akuntansi menjadi sangat strategis untuk menyelaraskan kurikulum kami dengan standar kompetensi akuntan Indonesia,” ujar Harry.

Amril, Sekretaris IAI Sulsel yang hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam pemaparannya, Amril menyoroti beberapa poin krusial yang perlu menjadi perhatian Prodi Akuntansi STIE YPUP, di antaranya adalah penguatan kurikulum berbasis OBE, peningkatan porsi praktik laboratorium akuntansi, serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi finansial dan digitalisasi pelaporan keuangan (SAK terbaru).

“Kurikulum akuntansi hari ini tidak boleh lagi bersifat textbook semata. Mahasiswa harus dikenalkan dengan kasus-kasus nyata di dunia usaha, penggunaan software akuntansi terkini, dan yang tidak kalah penting adalah penguatan kode etik profesi. Kami melihat dosen-dosen STIE YPUP sangat antusias dan kritis dalam sesi diskusi tadi, sehingga masukan yang kami berikan bisa langsung ditangkap dengan baik,” jelas Amril.

Sesi review berlangsung interaktif dan dinamis. Beberapa dosen turut aktif memberikan masukan serta mendiskusikan secara mendalam setiap mata kuliah yang dianggap perlu direvisi, ditambahkan, atau bahkan digabung.

“Diskusi hari ini sangat membuka mata kami. Terutama soal penyelarasan antara soft skills dan hard skills yang harus dimiliki mahasiswa. Dengan arahan langsung dari pakar profesi, kami jadi memiliki peta jalan yang lebih jelas untuk merancang silabus per semester ke depan,” tutur Helmy Syamsuri selaku Wakil Ketua 1.

Ketua Prodi Akuntansi STIE YPUP, Asriyana, menambahkan bahwa hasil dari review ini akan segera ditindaklanjuti dengan menyusun draf perubahan kurikulum yang akan diusulkan ke pimpinan kampus. Targetnya, kurikulum baru hasil penyempurnaan ini dapat mulai diimplementasikan pada semester genap tahun akademik 2026/2027. Kegiatan review kurikulum ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan Prodi Akuntansi STIE YPUP dalam menghadapi proses akreditasi.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas akademik. Dukungan penuh dari IAI Sulsel menjadi energi tambahan bagi kami untuk melahirkan akuntan-akuntan muda yang kompetitif, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi pembangunan ekonomi di Sulawesi Selatan,” pungkas Harry.

Related News