9 September 2026

LPPM STIE YPUP Explores Collaboration with Fadly Padi for Community Service in the Environmental Sector

WIN Media, Makassar, 13/8/2026 – LPPM STIE YPUP Makassar continues to demonstrate its commitment to community service by exploring a collaboration with musician and environmental observer, Andi Fadly Arifuddin, better known as Fadly Padi.

This collaboration focuses on community service efforts in the environmental sector, in line with LPPM STIE YPUP’s vision to actively participate in national development through research and community service.

Fadly Padi, who currently serves as a Special Staff to the Mayor of Makassar and a member of the Makassar City Environmental Council in the field of waste management and the environment, is considered to have the relevant capacity and experience to synergize with the academic world.

This step is a continuation of STIE YPUP’s commitment to presenting beneficial community service programs. Previously, STIE YPUP had collaborated with Fadly Padi in developing Green Coffeepreneur, a sustainable entrepreneurship program that combines modern business principles, circular economy, and environmentally friendly practices across the entire coffee value chain. Now, this new exploration leads to broader community service in the environmental sector.

Fadly Padi is no stranger to the world of environmentalism. The vocalist of Padi Reborn has long been involved in the urban farming movement and urban waste management. He initiated the “Tanami Tanata” movement together with the Makassar City Government and local communities as an educational hub for developing an inclusive and sustainable urban food system. On various occasions, Fadly actively advocates for the importance of community-based waste management that is connected to urban farming.

Based on data from the Makassar City Environmental Agency, daily waste volume reaches 1,000–1,500 tons, of which approximately 60–70 percent is organic waste. Fadly Padi has consistently emphasized that waste management cannot be fully burdened upon the government, but rather requires active community participation. The collaboration with LPPM STIE YPUP is expected to present real solutions through academic approaches and community empowerment.

The Chairperson of STIE YPUP, Harry Yulianto, in a previous collaboration with Fadly Padi, stated that the involvement of public figures who care about the environment is a tangible form of link and match between the campus world and practitioners. Meanwhile, Fadly Padi expressed his enthusiasm for the initiative that combines creativity, entrepreneurship, and environmental sustainability.

Through this collaboration exploration, LPPM STIE YPUP and Fadly Padi are committed to formulating measurable and broadly impactful community service programs, particularly in urban waste management and the development of an environment-based circular economy. This partnership is expected to catalyze the birth of community empowerment programs that are not only oriented toward short-term results but also environmental sustainability.

The Chairperson of LPPM STIE YPUP, Fuad Randy, stated that LPPM STIE YPUP, which carries the motto “Research and Serve for the Nation,” continues to open doors for collaboration with various parties, including the government, private sector, community institutions, and community groups, to improve the quality and quantity of community service as an effort to downstream science, research, and technology.


LPPM STIE YPUP Jajaki Fadly Padi untuk Pengabdian Masyarakat di Bidang Lingkungan

WIN Media, Makassar, 13/8/2026 – LPPM STIE YPUP Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat dengan menjajaki kolaborasi bersama musisi sekaligus pemerhati lingkungan, Andi Fadly Arifuddin atau yang lebih dikenal sebagai Fadly Padi.

Kolaborasi ini difokuskan pada upaya pengabdian masyarakat di bidang lingkungan hidup, sejalan dengan visi LPPM STIE YPUP untuk berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Fadly Padi, yang saat ini menjabat sebagai Tim Ahli Wali Kota Makassar sekaligus Anggota Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar di bidang pengelolaan sampah dan lingkungan, dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman yang relevan untuk bersinergi dengan dunia akademik.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari komitmen STIE YPUP dalam menghadirkan program-program pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat. Sebelumnya, STIE YPUP telah menjalin kolaborasi dengan Fadly Padi dalam pengembangan Green Coffeepreneur, sebuah program kewirausahaan berkelanjutan yang memadukan prinsip bisnis modern, ekonomi sirkular, dan praktik ramah lingkungan di seluruh rantai nilai kopi. Kini, jajaki kolaborasi baru ini mengarah pada pengabdian masyarakat yang lebih luas di sektor lingkungan hidup.

Fadly Padi bukanlah sosong baru dalam dunia lingkungan. Vokalis Padi Reborn ini telah lama berkecimpung dalam gerakan urban farming dan pengelolaan sampah perkotaan. Ia menggagas gerakan “Tanami Tanata” bersama Pemerintah Kota Makassar dan komunitas lokal sebagai pusat edukasi serta pengembangan sistem pangan kota yang inklusif dan berkelanjutan. Dalam berbagai kesempatan, Fadly aktif menyuarakan pentingnya pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang terhubung dengan urban farming.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, volume sampah harian mencapai 1.000–1.500 ton, di mana sekitar 60-70 persen merupakan sampah organik. Fadly Padi selama ini konsisten menekankan bahwa pengelolaan sampah tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah, melainkan memerlukan partisipasi aktif masyarakat. Kolaborasi dengan LPPM STIE YPUP diharapkan dapat menghadirkan solusi nyata melalui pendekatan akademik dan pemberdayaan masyarakat.

Ketua STIE YPUP, Harry Yulianto, dalam kolaborasi sebelumnya dengan Fadly Padi menyatakan bahwa keterlibatan publik figur yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan merupakan bentuk nyata link and match antara dunia kampus dengan praktisi. Sementara itu, Fadly Padi menyatakan antusiasmenya terhadap inisiatif yang memadukan kreativitas, kewirausahaan, dan kelestarian alam.

Melalui jajaki kolaborasi ini, LPPM STIE YPUP dan Fadly Padi berkomitmen untuk merumuskan program pengabdian masyarakat yang terukur dan berdampak luas, khususnya dalam penanganan sampah perkotaan serta pengembangan ekonomi sirkular berbasis lingkungan. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi katalisator lahirnya program-program pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek, tetapi juga keberlanjutan lingkungan.

Ketua LPPM STIE YPUP, Fuad Randy mengatakan,  LPPM STIE YPUP yang bermoto “Meneliti dan Mengabdi Demi Bangsa” terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, lembaga kemasyarakatan, maupun kelompok masyarakat, guna meningkatkan kualitas dan kuantitas pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya hilirisasi ilmu pengetahuan, riset, dan teknologi.

Related News